Rabu, 29 Oktober 2014

Perkuliahan ke-6 mata Kuliah Filsafat Ilmu oleh Prof. Dr. Marsigit, M.A. pada kamis, 23 Oktober 2014

PERTANYAAN DAN JAWABAN TENTANG FILSAFAT 
BAGIAN II

Lima pertanyaan tentang Filsafat berikut ini ditanyakan oleh saya , Maria Rosadalima Wasida, S.Pd  dan dijawab oleh teman saya, Sdri. Siti Rahmalia Natsir,S.Pd


Pertanyaan ke-1:
Apakah hubungan antara filsafat dengan keraguan?

Jawaban teman:
Salah satu penyebab lahirnya filsafat adalah keraguan. Untuk menghilangkan keraguan diperlukan kejelasan. Berfilsafat merupakan suatu perjuangan untuk mendapatkan kejelasan pengertian dan kejelasan seluruh realitas dari keraguan mengenai suatu hal. Jadi jelas bahwa hubungan antara filsafat dengan keraguan yaitu dari timbulnya keraguan munculah rasa keingintahuan untuk memperoleh kejelasan. Perjuangan memperoleh kejelasan itulah berfilsafat. Dan pada akhirnya filsafat menjawab keraguan itu.


Pertanyaan ke-2:
Bagaimanakah seseorang bisa berpikir secara rasional dalam berfilsafat?

Jawaban teman:
Berpikir secara rasional adalah berpikir sistematis, logis dan kritis. Berpikir sistematis, logis dan kritis adalah ciri bepikir rasional. Berpikir rasional ini merupakan salah satu sifat dasar filsafat. Artinya seseorang berpikir rasional dalam berfilsafat yaitu bukan hanya sekedar menggapai pengertian-pengertian yang dapat diterima oleh akal sehat , melainkan agar sanggup menarik kesimpulan dan mengambil keputusan yang tepat dan benar dari premis-premis yang ada. Pemikiran yang ada saling berhubungan satu sama lain dan saling berkaitan. Tanpa berpikir logis, sistematis dan koheren  tidak akan mungkin diraih kebenaran yang dapat dipertanggungjawabkan. Semua itu dapat dicapai ketika hati dan pemikiran sejalan sehingga ketika seseorang berfilsafat dalam hidupnya akan selalu berada dijalan yang benar.


Pertanyaan ke-3:
Seperti apa peran filsafat ketika manusia mengalami pengaruh yang kurang baik dalam perkembangan IPTEK?

Jawaban teman:
Perkembangan IPTEK memberikan pengaruh yang sangat besar bagi kehidupan. Perkembangan IPTEK membawa dampak positif dan dampak negatif. Kalau saya boleh berpendapat, perkembangan IPTEK sebenarnya memberikan pengaruh yang positif bagi kehidupan manusia untuk menjawab tantangan masa depan. Memanfaatkan ilmu yang baru dengan hal yang positif itu sangat membantu. Tetapi kita tidak boleh juga mengacuhkan “dampak negatif”. Bagi saya bukan IPTEKnya yang membawa pengaruh negative, melainkan manusianya yang tidak menggunakan pada ruang dan waktunya.
Berfilsafat bagi saya bisa mengetahui yang ada dan mungkin ada. Filsafat ilmu mempelajari segala bidang. Ada filsafat etika dan estetika, filsafat hidup, filsafat akal, filsafat agama. Kalau kita mengetahui filsafat-filsafat tersebut dengan menggunakan pada ruang dan waktunya maka pengaruh yang kurang baik dalam perkembangan IPTEK tidak perlu dicemaskan, karena kita mengetahui apa makna dan tujuan hidup kita.


Pertanyaan ke-4:
Menurut pendapat anda apakah filsafat juga berperan dalam pengambilan keputusan? Bagaimana kedudukan filsafat dalam pengambilan keputusan tersebut?

Jawaban teman:
Pengambilan keputusan berkaitan dengan berpikir rasional. Filsafat yang kita bangun pada diri kita sendiri secara otomatis akan mempengaruhi setiap pengambilan keputusan. Berfilsafat yakni berusaha memahami sesuatu, jadi ketika kita dihadapakan pada hal-hal yang rumit maka dengan kita memahami, kita bisa menentukan pilihan.


Pertanyaan ke-5:
Dalam filsafat seperti apakah dan bagaimanakah kedudukan iman dalam hidup?

Jawaban teman:
Dalam bahasa Indonesia kata Iman biasanya diartikan dengan kepercayaan atau keyakinan dilihat dari pengertian istilah, Iman itu paling tidak mengharuskan adanya pembenaran keyakinan akan adanya Tuhan dengan segala keesaan-Nya dan segala sifat kesempurnaan-Nya serta pembenaran dan keyakinan terhadap Muhammad Rasulullah dan risalah kerasulan yang ia bawa. Iman dalam Dienul Islam menempati posisi amat penting dan strategis sekali. Karena iman adalah asas dan dasar bagi seluruh amal perbuatan manusia. Tanpa iman tidaklah sah dan diterima amal perbuatannya.

Demikian jawaban teman saya terhadap pertanyaan-pertanyaan yang saya ajukan. Jika ada kesalahan saya mohon maaf. Terima kasih.



Maria Rosadalima Wasida, S.Pd
14709251038
Program Pascasarjana Pendidikan Matematika
Universitas Negeri Yogyakarta


Tidak ada komentar:

Posting Komentar